
Zonacakrawala.com | MADIUN – Dalam upaya memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Madiun melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Madiun untuk meninjau secara langsung berbagai program pembinaan unggulan yang dijalankan bagi warga binaan.

Kunjungan tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan pembinaan, khususnya pada program pembinaan kemandirian yang memanfaatkan sektor peternakan, perikanan, perkebunan, dan pertanian sebagai media pembelajaran keterampilan bagi warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Madiun, Nurma Yuliati, menjelaskan bahwa program pembinaan kemandirian dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
«”Program pembinaan kemandirian yang kami laksanakan dirancang agar warga binaan memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Melalui pengelolaan sektor peternakan, perikanan, perkebunan, dan pertanian, mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung,” ujar Nurma Yuliati.»
Sementara itu, Kepala Bapas Madiun, Siti Sunariyah, mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dikembangkan di Lapas Kelas I Madiun. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat koordinasi sekaligus berbagi inovasi antar-UPT Pemasyarakatan.
«”Kunjungan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat koordinasi dan sinergi antar UPT Pemasyarakatan. Tentunya hal ini dapat menjadi referensi dan inspirasi dalam mendukung tugas pemasyarakatan, khususnya dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk kembali diterima di tengah masyarakat,” ungkap Siti Sunariyah.»
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar-UPT Pemasyarakatan semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan warga binaan. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, produktif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana. (Fz)

Tidak ada komentar