x

Pelatihan Barbershop Lapas Kelas IIA Tenggarong Resmi Berakhir, Bekali Warga Binaan Keterampilan untuk Masa Depan Mandiri

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Jun 2026 10:22 2 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong – Program pelatihan barbershop yang diselenggarakan di Lapas Kelas IIA Tenggarong resmi berakhir. Kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan bekerja sama dengan Rika Hair Studio tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam membekali warga binaan dengan keterampilan praktis sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

 

Selama mengikuti pelatihan, warga binaan mendapatkan pembelajaran mengenai teknik dasar hingga lanjutan dalam bidang tata rambut pria, mulai dari penggunaan alat cukur, teknik pemotongan rambut, pelayanan pelanggan, hingga aspek kebersihan dan keselamatan kerja. Materi yang diberikan disampaikan langsung oleh instruktur profesional dari Rika Hair Studio.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan melalui pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan.

 

“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan semangat untuk memulai kehidupan baru yang lebih produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik secara langsung, warga binaan juga memperoleh pemahaman mengenai peluang usaha di bidang jasa pangkas rambut yang memiliki prospek cukup menjanjikan.

 

Kerja sama dengan Rika Hair Studio menjadi bentuk sinergi positif antara Lapas Kelas IIA Tenggarong dan pihak eksternal dalam mendukung keberhasilan program pembinaan. Melalui kolaborasi tersebut, warga binaan dapat memperoleh pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan usaha saat ini.

 

Dengan berakhirnya pelatihan barbershop ini, diharapkan para peserta mampu mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh sebagai modal untuk menciptakan peluang kerja maupun usaha mandiri. Langkah ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan yang siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif, mandiri, dan bermanfaat. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x