x

SAE PASTARUNG Panen Kangkung, Lapas Kelas IIA Tenggarong Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pembinaan Produktif Warga Binaan

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Jul 2026 06:36 3 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | TENGGARONG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui SAE PASTARUNG dengan melaksanakan panen kangkung hasil budidaya warga binaan. Hasil panen tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan.

 

Program budidaya kangkung ini tidak hanya menghasilkan bahan pangan yang bermanfaat, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang pertanian, menanamkan kedisiplinan, serta membangun etos kerja yang produktif.

 

Melalui pendampingan petugas, warga binaan terlibat secara langsung dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa pemanfaatan hasil panen untuk kebutuhan dapur Lapas merupakan bentuk optimalisasi program pembinaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

 

“Program SAE PASTARUNG tidak hanya menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan, membangun tanggung jawab, serta menumbuhkan semangat kemandirian. Hasil panen yang dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas menjadi bukti bahwa pembinaan produktif mampu memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

 

Keberhasilan panen kangkung ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan berdampak positif. Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan internal, program ini juga memperkuat pembentukan karakter warga binaan agar siap menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x