x

Korlantas Polri Kenalkan Algoritma Road Safety untuk Dukung Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas

waktu baca 3 menit
Rabu, 30 Sep 2026 21:12 0 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Jakarta – Korlantas Polri memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung keamanan dan keselamatan lalu lintas kepada peserta Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) Pamen Lantas Polri Gelombang V di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan terkait Smart City berbasis IT Road Safety Policing dan Algoritma Road Safety (ARSY).

ARSY merupakan sistem yang dikembangkan untuk mengolah dan menganalisis berbagai data lalu lintas guna mendukung pengambilan keputusan dan analisis kinerja keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam kunjungan tersebut, peserta juga melihat langsung dashboard Smart City berbasis IT Road Safety Policing. Dashboard tersebut mengintegrasikan berbagai sumber data dan sistem informasi untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan dalam pemantauan dan analisis kondisi lalu lintas.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu kepolisian mengidentifikasi berbagai persoalan lalu lintas, termasuk trouble spot dan black spot, serta mendukung penyusunan langkah penanganan berdasarkan data.

Salah satu peserta Dikbangspes, AKBP Andi Anis dari Polda Sumatra Barat, mengapresiasi penerapan digitalisasi yang dikembangkan Korlantas Polri.

“Melihat dari tampilan dari depan sampai dalam itu semua sudah mulai berbasis digital,” kata AKBP Andi.

AKBP Andi mengatakan teknologi seperti ARSY dan Smart City dapat membantu polantas memantau kondisi lalu lintas sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan di jalan.
AKBP Andi berharap teknologi tersebut dapat diterapkan di wilayah Sumatra Barat.

“Mudah-mudahan ke depannya di wilayah Sumbar sudah menerapkan Smart City dan aplikasi ARSY tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, teknologi digital juga dapat digunakan guna memetakan kemacetan, trouble spot, hingga black spot. Hal tersebut relevan dengan kondisi geografis Sumatra Barat yang memiliki sejumlah ruas jalan dengan karakteristik tanjakan dan turunan.

“Sehingga ke depannya terutama di Sumbar itu karena banyak geografis yang ekstrem, seperti turunan dan tanjakan, sehingga bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas, terutama fatalitasnya,” tuturnya.

Sementara itu, AKBP Winda Adiningrum peserta Dikbangspes dari Polda Kalimantan Selatan, mengatakan pemanfaatan ARSY sudah berjalan di wilayahnya.

Teknologi tersebut digunakan guna mendata lokasi black spot dan trouble spot, termasuk mendukung penanganan terhadap lokasi yang telah teridentifikasi.

“Untuk di Kalimantan Selatan, khususnya untuk ARSY kita (Polda Kalimantan Selatan) sudah berjalan dan kebetulan tadi berdasarkan ranking untuk Kalimantan Selatan mendapatkan peringkat pertama,” kata AKBP Winda.

Menurutnya, penerapan konsep Smart City di Kalimantan Selatan masih dibahas bersama pemerintah daerah. Konsep tersebut diharapkan dapat diterapkan di salah satu wilayah di Kalimantan Selatan.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dari Korlantas Polri dapat diterapkan dan dibagikan kepada personel di wilayahnya.

“Harapannya setelah kita mendapatkan ilmu yang sangat berguna dari kunjungan di Korlantas ini, kita bisa menerapkan dan mengaplikasikannya langsung ke anggota-anggota di wilayah serta mengupdate info-info terbaru yang kita dapat dari sini,” tandasnya. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x