Zonacakrawala.com | MADIUN — Semangat kepramukaan terus menjadi salah satu bagian dalam pembinaan kepribadian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun. Melalui kegiatan yang mengedepankan kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan tanggung jawab, warga binaan didorong untuk membangun karakter positif sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Pembinaan kepramukaan tidak semata-mata menjadi aktivitas seremonial, tetapi diarahkan sebagai sarana membentuk sikap dan karakter. Berbagai nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka dinilai sejalan dengan tujuan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemasy) Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni, mengatakan semangat Pramuka memiliki nilai penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Semangat Pramuka mengajarkan banyak nilai positif, seperti kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan pembinaan yang kami berikan kepada warga binaan agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” ungkap Ariya Juni.
Menurutnya, pembinaan berbasis nilai-nilai kepramukaan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh. Sikap disiplin dan tanggung jawab yang dibangun selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain membentuk karakter individu, kegiatan kepramukaan juga menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarsesama warga binaan. Semangat gotong royong dan kerja sama menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang positif.
Lapas Kelas I Madiun terus berupaya mengembangkan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Melalui nilai-nilai kepramukaan yang terus ditanamkan, diharapkan semangat disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif. (Fz)
Tidak ada komentar