x

Wujudkan Hak Pendidikan, Mahasiswa Warga Binaan Lapas Madiun Ikuti UAS Online Hari Kedua

waktu baca 2 menit
Minggu, 21 Jun 2026 18:18 34 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | MADIUN – Lapas Kelas I Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan. Memasuki hari kedua pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) secara online, seluruh mahasiswa warga binaan yang sedang menempuh pendidikan tinggi dapat mengikuti ujian dengan lancar dan tertib.

 

Pelaksanaan ujian berlangsung di ruang yang telah disiapkan khusus oleh pihak lapas dengan pengawasan petugas serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses ujian berjalan sesuai ketentuan akademik sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan lapas.

 

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Fajar Nur Cahyono, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

 

“Kami berkomitmen memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh proses ujian dapat berjalan dengan baik sehingga hak warga binaan dalam memperoleh pendidikan tetap terpenuhi,” ujar Fajar Nur Cahyono.

 

Menurutnya, program pendidikan yang dijalankan di dalam lapas merupakan bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan peningkatan kompetensi warga binaan. Melalui pendidikan formal, warga binaan diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik untuk menjalani kehidupan setelah bebas nantinya.

 

Selama pelaksanaan UAS online, petugas lapas juga melakukan pendampingan teknis guna mengantisipasi kendala jaringan maupun perangkat yang digunakan peserta ujian. Dengan dukungan tersebut, seluruh peserta dapat mengerjakan soal ujian dengan nyaman dan tanpa hambatan berarti.

 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas Kelas I Madiun tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan kapasitas intelektual dan peningkatan kualitas hidup warga binaan. Melalui pendidikan yang berkelanjutan, diharapkan mereka dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih siap, produktif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x