Zonacakrawala.com | KENDAL — Pemerintah Kabupaten Kendal terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan ekonomi berbasis kemasyarakatan melalui sektor pariwisata.
Pada Sabtu malam (24/10/2026) pukul 21.00 WIB, Bupati Kendal secara resmi meluncurkan Desa Tematik Wisata Sambongsari yang berlokasi di Taman Malioboro, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M.Kadisporapar Kab. Kendal, Mardi Edi Susilo, S.E., Par., M.Par.Ketua Karang Taruna Kab. Kendal, Nataya Kanaya, S.H.Camat Weleri, Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P.Kapolsek Weleri, AKP Yulianto, S.H., M.H.Danramil Weleri (diwakili Serka Masrohim)Presiden Saka Bahurekso Kendal. R. Bayu Adhi Pamungkas, S.E., CGCAE.,Perwakilan Perhutani Kendal, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, serta ratusan warga Desa Sambongsari.
Mengusung tema “Berkarya, Berbudaya, Berdaya Bersama”, peluncuran kawasan wisata ini menjadi simbol kebangkitan potensi lokal yang digagas langsung oleh pemuda-pemudi Karang Taruna serta masyarakat Desa Sambongsari.Kawasan yang kini dikenal sebagai Taman Malioboro Sambongsari dulunya merupakan jalur yang sepi dan minim penerangan.
Di bawah gagasan kreatif pemuda-pemudi desa, jalur sepanjang Jalan Kyai Sambong / Jalan Desa Sambongan–Poncolsari tersebut berhasil “disulap” menjadi taman tematik yang indah dan terang benderang dengan ciri khas warna merah marun dan hijau metalik yang memikat mata—bahkan terlihat mencolok dari arah bundaran Tol Trans-Jawa ruas Semarang–Batang.Kepala Desa Sambongsari, Bani Ardi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangganya atas terwujudnya titik nol wisata desa ini.
“Acara ini adalah momen kita untuk ‘mendulang emas dan mutiara’ yang selama ini tersembunyi. Jalan yang tadinya gelap, kini menjadi terang dan indah. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan taman ini setiap malam Minggu. Dengan diterimanya SK Desa Tematik Wisata ini, kami siap mengoptimalkan seluruh potensi yang ada demi meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan warga,” ujar Bani Ardi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Desa Tematik Wisata melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal.
Dalam arahannya, Bupati Kendal mengapresiasi inovasi warga Sambongsari dan mendorong agar pengelolaan tempat wisata dilakukan secara profesional dan transparan. Beliau juga mencontohkan keberhasilan Desa Wisata Kalikesek di Kecamatan Limbangan sebagai model pengelolaan yang patut ditiru.
“Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong pengembangan desa wisata. Desa Sambongsari memiliki potensi yang sangat komplet, mulai dari wisata alam Hutan Mahoni, wisata religi Makam Pangeran Sambong, hingga panorama indah Bukit Tegal Santun (BTS) yang menyuguhkan pemandangan Sungai Kali Kuto dan Jembatan Merah Tol Kendal–Batang,” tutur Bupati Kendal.
“Wisata Sambongsari ini adalah aset bersama. Rawatlah dengan baik dan kelola secara transparan demi kemajuan ekonomi desa. Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, Desa Tematik Wisata Sambongsari secara resmi kami luncurkan,” lanjutnya.
Peluncuran desa wisata ini juga dirangkaikan dengan bazar UMKM perwakilan RT/RW setempat untuk menggerakkan roda ekonomi warga, serta kegiatan kemasyarakatan seperti lomba memancing umum.
Acara peresmian berlangsung hangat dan meriah dengan diisi pentas seni budaya lokal.Dengan resminya peluncuran ini, Taman Malioboro Desa Sambongsari siap menjadi destinasi favorit baru bagi masyarakat Weleri dan sekitarnya setiap akhir pekan. (Red)
Tidak ada komentar