x

Bupati Kukar dan Kakanwil Ditjenpas Kaltim Tebar Bibit Ikan dan Benih Kangkung di SAE Lapas Tenggarong

waktu baca 2 menit
Sabtu, 23 Mei 2026 15:51 2 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong – Komitmen mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) kembali ditunjukkan melalui kunjungan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri bersama Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Tenggarong.

 

Kegiatan tersebut diisi dengan penebaran benih kangkung serta 2.000 bibit ikan nila di area SAE Lapas Tenggarong. Langkah ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan terhadap program pembinaan produktif bagi warga binaan.

 

Suasana penuh semangat tampak saat Bupati Kukar dan Kakanwil Ditjenpas Kaltim bersama jajaran lapas turun langsung melakukan penebaran bibit ikan nila dan penanaman benih kangkung. Program tersebut diharapkan mampu menjadi sarana edukasi, pelatihan keterampilan, sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas.

 

Kalapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan melalui SAE merupakan bagian penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat.

 

“Program SAE tidak hanya menjadi sarana pembinaan kemandirian, tetapi juga menanamkan nilai produktivitas, tanggung jawab, dan kesiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi positif setelah bebas nanti,” ujarnya.

 

Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara mengapresiasi langkah Lapas Tenggarong dalam mengembangkan program ketahanan pangan dan pembinaan berbasis keterampilan. Menurutnya, program seperti budidaya ikan dan pertanian dapat memberikan pengalaman nyata bagi warga binaan sekaligus mendukung kebutuhan pangan secara mandiri.

 

Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan yang humanis dan produktif.

 

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong pembinaan warga binaan yang berkelanjutan, produktif, serta berorientasi pada ketahanan pangan dan kemandirian. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x