
Zonacakrawala.com | Tenggarong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi pencegahan Hanta Virus bagi warga binaan, sebagai langkah antisipatif dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung di area Lapas Kelas IIA Tenggarong tersebut diikuti oleh warga binaan dengan antusias. Dalam sosialisasi itu, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan edukasi mengenai Hanta Virus, mulai dari penyebab, cara penularan, gejala yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hanta Virus diketahui dapat ditularkan melalui paparan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat, terutama tikus. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Usai kegiatan sosialisasi, jajaran Lapas Kelas IIA Tenggarong bersama tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melanjutkan kegiatan dengan melakukan peninjauan ke sejumlah kamar hunian warga binaan serta area dapur. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan kondisi kebersihan lingkungan, sanitasi, serta pengelolaan makanan tetap memenuhi standar kesehatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam menjaga kesehatan seluruh penghuni dan petugas, sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.
“Melalui sosialisasi dan peninjauan langsung ini, kami ingin memastikan seluruh warga binaan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit. Kesehatan merupakan faktor utama dalam mendukung pembinaan yang optimal,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam meningkatkan kesadaran kesehatan warga binaan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari risiko penyakit menular.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan seluruh warga binaan semakin memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan hunian. Sinergi antara Lapas Kelas IIA Tenggarong dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas yang sehat, aman, dan bebas dari risiko penyakit menular. (Fz)

Tidak ada komentar