x

Kakanwil Ditjenpas Kaltim Endang Lintang Hardiman Panen Kacang Panjang di SAE Pastarung, Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian WBP

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 06:15 2 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong, 25 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen kacang panjang di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pastarung, Sabtu (25/7). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, beserta jajaran.

 

Panen kacang panjang tersebut merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang secara aktif dilibatkan dalam pengelolaan lahan pertanian di SAE Pastarung. Melalui program ini, warga binaan memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan di bidang pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga proses panen sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan. Menurutnya, hasil panen yang diperoleh menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga mampu menciptakan warga binaan yang produktif, terampil, dan memiliki nilai ekonomi.

 

“Program seperti ini merupakan wujud nyata pembinaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga binaan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga membekali mereka dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup setelah bebas nanti,” ujar Endang Lintang Hardiman.

 

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan bahwa SAE Pastarung akan terus dikembangkan sebagai pusat pembinaan kemandirian yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Berbagai komoditas pertanian akan terus dioptimalkan sebagai bentuk dukungan terhadap program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sekaligus memperkuat kontribusi Lapas dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

 

Usai melaksanakan panen, Kakanwil bersama Kepala Lapas dan jajaran meninjau area pertanian lainnya di kawasan SAE Pastarung. Mereka juga berdialog dengan petugas pembina dan warga binaan mengenai proses budidaya, perawatan tanaman, hingga strategi meningkatkan produktivitas hasil panen. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Tenggarong.

 

Melalui kegiatan panen bersama ini, Lapas Kelas IIA Tenggarong terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berorientasi pada pemberdayaan. Keberadaan SAE Pastarung diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pembinaan kemandirian yang mampu mencetak warga binaan yang memiliki keterampilan, siap berdaya saing, serta dapat berkontribusi secara positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang semakin PASTI Bermanfaat bagi masyarakat. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x