x

Bangun Percaya Diri melalui Seni, Pelatihan Tari Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 17:49 0 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | MADIUN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus mengembangkan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan seni tari yang menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri.

 

Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan sebuah pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Melalui latihan yang dilakukan secara teratur, warga binaan diajak memahami pentingnya kedisiplinan, kekompakan, konsistensi, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah kelompok.

 

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemasy) Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni, mengatakan seni dapat menjadi media pembinaan yang efektif karena mampu memberikan ruang ekspresi sekaligus menanamkan berbagai nilai positif.

 

“Pelatihan tari bukan hanya tentang mempelajari gerakan atau menghasilkan sebuah penampilan. Di dalamnya terdapat proses pembelajaran mengenai kedisiplinan, kekompakan, kepercayaan diri, dan bagaimana seseorang mampu bekerja sama dengan orang lain. Nilai-nilai tersebut penting sebagai bekal warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Ariya Juni.

 

Menurutnya, proses latihan juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan potensi diri dalam suasana yang positif. Mereka dituntut untuk mengikuti arahan, menjaga kekompakan gerakan, serta menghargai peran masing-masing dalam kelompok.

 

Nilai kebersamaan yang tumbuh selama proses latihan diharapkan dapat memperkuat hubungan sosial antarsesama warga binaan. Sementara itu, kesempatan tampil di hadapan orang lain menjadi sarana untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri.

 

Pembinaan melalui seni tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun menciptakan program yang menyentuh aspek kepribadian secara menyeluruh. Warga binaan tidak hanya diarahkan untuk menjalani masa pidana, tetapi juga diberikan ruang untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

 

Dengan terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang kreatif dan konstruktif, Lapas Kelas I Madiun berharap warga binaan memiliki bekal karakter yang lebih kuat ketika kembali ke tengah masyarakat.

 

Seni pun menjadi lebih dari sekadar aktivitas pengisi waktu. Di balik setiap gerakan tari, terdapat proses membangun disiplin, keberanian, kebersamaan, dan keyakinan bahwa setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x