x

Rajut Harapan Lewat Karya Warga Binaan, Lapas Kelas I Madiun Gandeng PT Arta Jayendra Perkasa Perkuat Ekonomi Kreatif

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 17:36 1 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | MADIUN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengembangan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Salah satunya dilakukan melalui kerja sama dengan PT Arta Jayendra Perkasa dalam pengembangan kerajinan tas rajut dan mute.

 

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun dalam memberikan bekal keterampilan produktif kepada warga binaan. Tidak hanya berorientasi pada aktivitas selama menjalani masa pembinaan, keterampilan yang diberikan diharapkan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk kembali berdaya dan mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

 

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Fajar, mengatakan pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Karena itu, pihaknya terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas keterampilan yang diberikan.

 

«“Kami ingin memastikan bahwa pembinaan yang diberikan kepada warga binaan memiliki manfaat yang nyata dan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Melalui kerja sama dengan PT Arta Jayendra Perkasa, kami berharap keterampilan membuat tas rajut dan kerajinan mute dapat berkembang menjadi kemampuan produktif yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Fajar.»

 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan diri dan semangat berkarya warga binaan. Produk kerajinan yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual dan memiliki peluang untuk dipasarkan secara lebih luas.

 

Kolaborasi dengan pihak swasta juga dinilai penting untuk memperkuat pembinaan, terutama dalam aspek keterampilan, kualitas produk, hingga pengembangan potensi ekonomi kreatif warga binaan.

 

Melalui program tersebut, Lapas Kelas I Madiun berupaya menciptakan pola pembinaan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Warga binaan didorong untuk memanfaatkan masa pembinaan dengan mempelajari keterampilan baru sekaligus menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

 

Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial, sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat, warga binaan tidak hanya membawa pengalaman selama menjalani pembinaan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan sebagai sumber penghasilan.

 

Dengan semangat “berkarya, mandiri, dan kembali berdaya”, Lapas Kelas I Madiun terus mendorong agar pembinaan kemandirian mampu melahirkan karya-karya kreatif warga binaan yang memiliki nilai manfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x