Zonacakrawala.com | DENPASAR – Dalam upaya menjaga Bali tetap damai dan kondusif, Densus 88 Anti Teror Polri wilayah Bali bersinergi dengan Aktifis Duta Damai menggelar kegiatan sosial bertajuk “Lapak Toleransi: Berbeda Tapi Tetap Satu” di CFD Lapangan Renon Denpasar , pada minggu ( 9/07/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian aparat dan komunitas terhadap isu sosial, khususnya pencegahan bullying di lingkungan sekolah dan masyarakat yang menjadi latar belakang permasalahan yang lebih serius.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua KPAD Provinsi Bali, Psikolog Ibu Wulan , Psikolog Ibu Komang Sri Rahayu serta Dari LSM Laskar Merah Putih Mada Bali , Kehadiran mereka menambah bobot diskusi dan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Dalam pesannya , Katim Pencegahan Densus 88 AT Polri Satgaswil Bali Bapak IPDA Hadi menyampaikan bahwa menjaga toleransi dan mencegah radikalisme harus dimulai dari hal-hal kecil, termasuk menghentikan budaya bullying.
“Berbeda itu indah. Beda suku, agama, dan latar belakang bukan alasan untuk saling menyakiti. Melalui Lapak Toleransi ini kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Bali untuk tetap satu, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan yang aman untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Senada dengan itu, Psikolog Ibu Wulan memberikan edukasi tentang dampak bullying terhadap kesehatan mental anak dan remaja. Sementara Ketua KPAD Provinsi Bali Ibu Yastini menekankan pentingnya peran orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang aman bagi anak.
Acara yang dikemas santai di Care Free Day ini juga diisi dengan dialog interaktif, yel-yel kebangsaan, dan pembagian soufenir edukasi anti-bullying. Peserta yang hadir tampak antusias dan kompak meneriakkan yel-yel “Berbeda Tapi Tetap Satu”.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama untuk mewujudkan Bali yang damai, toleran, dan bebas dari perundungan. (Fz)
Tidak ada komentar