x

Operasi Senyap Dini Hari di Ruko Cipete, Polisi Sita Barang Bukti Terkait Megakorupsi Atensi Langsung Presiden

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Jul 2026 04:57 5 Redaksi Nyaman

zonacakrawala.com. Jakarta – Penyidik gabungan bergerak senyap menembus malam demi mengusut tumpukan kasus korupsi kelas kakap yang menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto. Paling baru, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah sebuah ruko tiga lantai di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) dini hari.

 

Ruko di Cipete tersebut menjadi lokasi ke-13 yang digeledah dalam pusaran investigasi bersama (joint investigation) ini. Pantauan di lapangan, polisi bahkan harus menggunakan mesin gerinda untuk memutus rantai baja demi membuka akses masuk ke dalam gedung.

 

“Penggeledahan di titik ke-13 ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyidikan sebelumnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto di lokasi kejadian,

 

Sita Koper hingga Komputer Setelah 5 Jam Penggeledahan

 

Proses penggeledahan yang berlangsung maraton selama kurang lebih 5 jam tersebut baru berakhir sekitar pukul 04.15 WIB. Satu per satu penyidik keluar dari ruko dengan memboyong berbagai barang bukti penting, mulai dari satu koper besar yang harus digotong oleh dua petugas, tas jinjing kuning, dokumen-dokumen tebal, hingga monitor komputer.

 

“Kami melihat banyak dokumen yang diamankan penyidik, termasuk komputer dan barang lainnya. Saat ini kami belum bisa merinci atau menginventarisir seluruhnya,” jelas Kombes Pol. Budi Hermanto.

 

Pusaran 3 Kasus Megakorupsi BUMN

 

Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa rangkaian penggeledahan maraton ini didasarkan pada pengembangan pemeriksaan saksi dan gelar perkara. Polisi memberikan sinyal kuat bahwa jumlah lokasi yang akan digeledah masih akan terus bertambah.

 

“Dari hasil pemeriksaan keterangan saksi maupun gelar perkara, artinya masih ada perkembangan beberapa titik lainnya. Kami akan terus memberikan update secara transparan kepada teman-teman media,” imbuh Kombes Pol Budi Hermanto.

 

Kakortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, sebelumnya mengungkapkan bahwa ketiga kasus tersebut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang sempat memicu pemadaman listrik total (blackout), kasus korupsi di PT ASABRI, hingga sengkarut penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

 

Instruksi Langsung Presiden Prabowo

 

Tindakan tegas kepolisian ini disebut bukan operasi biasa, melainkan implementasi langsung dari arahan kepala negara. Kasus korupsi yang tengah dibidik mencakup klaster kejahatan yang luas, mulai dari suap, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).

 

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden. Dugaan kasus korupsi menjadi perhatian serius kepolisian untuk diungkap secara tuntas. Rangkaian penggeledahan ini adalah bagian dari mencari dan mengumpulkan barang bukti guna pemenuhan proses penyidikan,” tegas Kombes Pol. Budi Hermanto.

 

Red:

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x