
Zonacakrawala.com | Ponorogo – Perang terhadap narkotika di Kabupaten Ponorogo sepanjang 2025 belum usai. Justru, data kepolisian menunjukkan medan yang kian berat.

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ponorogo mencatat lonjakan penanganan perkara narkotika, menjadikan tahun 2025 sebagai salah satu periode paling sibuk dalam upaya pemberantasan barang haram tersebut.
Sepanjang 2025, Satresnarkoba Polres Ponorogo menangani 63 kasus narkotika, meningkat dibanding tahun 2024 yang berada di angka 58 kasus. Dari puluhan perkara itu, polisi mengamankan 66 tersangka. Tentu hal tersebut mencerminkan masifnya jaringan peredaran narkoba yang masih beroperasi hingga ke level akar rumput.
Tak hanya dari sisi jumlah perkara, lonjakan paling mencolok terlihat dari barang bukti. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, temuan obat terlarang jenis pil koplo melonjak drastis dalam setahun terakhir.

“Dari temuan 26.774 butir pil koplo tahun 2024, melonjak berkali-kali lipat menjadi 111.546 butir di tahun 2025,” kata Andin, ditulis Jumat (2/1/2026).
Angka tersebut menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum. Satresnarkoba pun menjadikan kasus narkotika sebagai prioritas penanganan, menyusul dampak sosial yang luas dan daya rusak narkoba yang menyasar lintas usia. Sebagai langkah pengendalian, kepolisian tak hanya mengandalkan penindakan. Upaya pencegahan juga digencarkan melalui edukasi dan sosialisasi ke masyarakat.
“Kami terus masifkan sosialisasi dan pengentasan kasus agar narkotika mampu ditekan semaksimal mungkin,” kata Andin.
Menariknya, peningkatan kasus narkotika justru terjadi di tengah tren penurunan kriminalitas secara umum di Ponorogo. Data Polres menunjukkan, total laporan tindak pidana pada 2025 turun menjadi 178 kasus, dibanding 209 kasus pada 2024. Di sisi lain, produktivitas pengungkapan perkara justru melonjak. Sepanjang 2025, Polres Ponorogo menuntaskan 271 kasus, naik signifikan dari 204 kasus pada tahun sebelumnya.
“Tahun 2025 perkara yang berhasil kami ungkap mencapai 152 persen, ini termasuk perkara tunggakan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Meski angka kriminalitas umum menurun, lonjakan perkara narkotika menjadi catatan serius. Bagi Satresnarkoba Polres Ponorogo, 2025 bukan sekadar soal statistik, melainkan peringatan bahwa perang melawan narkoba masih panjang dan membutuhkan keterlibatan semua pihak. (Red)

Tidak ada komentar