x

Plh. Kalapas Tenggarong Tinjau WBP Opname di RSUD Parikesit dan Pantau Progres Pembangunan Kandang Ayam Petelur

waktu baca 2 menit
Rabu, 3 Jun 2026 12:06 2 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong – Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Tamrin, melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pelayanan dan program pembinaan dengan meninjau kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani perawatan di RSUD Parikesit serta memantau progres pembangunan kandang ayam petelur di area pembinaan kemandirian Jahab KM 10.

 

Kunjungan pertama dilakukan di RSUD Parikesit untuk memastikan WBP yang sedang menjalani opname mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sesuai dengan hak-haknya. Dalam kesempatan tersebut, Tamrin berkoordinasi dengan petugas pengamanan dan tenaga kesehatan guna memastikan proses perawatan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.

 

“Pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga binaan yang harus dipenuhi. Kami ingin memastikan bahwa WBP yang sedang menjalani perawatan memperoleh penanganan medis yang maksimal serta pengawasan yang baik dari petugas,” ujar Tamrin.

 

Setelah meninjau kondisi WBP di rumah sakit, Tamrin melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi lokasi pembangunan kandang ayam petelur di Jahab KM 10. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dikembangkan Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan produktif bagi warga binaan.

 

Dalam peninjauan tersebut, Tamrin melihat secara langsung perkembangan pembangunan kandang yang saat ini terus dikerjakan. Ia juga memberikan arahan kepada petugas dan warga binaan yang terlibat agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan aspek keselamatan kerja.

 

Menurutnya, program peternakan ayam petelur memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada warga binaan dalam bidang peternakan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal usaha setelah kembali ke masyarakat.

 

“Program ini diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomis. Melalui pembinaan yang tepat, mereka dapat memiliki peluang untuk mandiri dan produktif setelah menjalani masa pidana,” tambahnya.

 

Kegiatan pengawasan langsung yang dilakukan Plh. Kalapas Tenggarong tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam memastikan seluruh aspek pelayanan dan pembinaan berjalan secara optimal, mulai dari pemenuhan hak kesehatan warga binaan hingga pengembangan program kemandirian yang bermanfaat bagi masa depan mereka. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x