x

Petugas dan DWP Lapas Kelas IIA Tenggarong Gelar Sholat Dhuha Bersama, Perkuat Integritas dan Semangat Pengabdian

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 05:53 1 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong – Dalam upaya meningkatkan nilai spiritual serta memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugas, Petugas dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Kelas IIA Tenggarong melaksanakan Sholat Dhuha bersama di Masjid Taubatan Nasuha, yang berada di lingkungan Lapas, pada hari ini.

 

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut diikuti oleh jajaran petugas serta anggota DWP sebagai bentuk ikhtiar meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain menjadi sarana ibadah, Sholat Dhuha bersama juga dimaknai sebagai momentum untuk bermuhasabah atau introspeksi diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

 

Dalam suasana penuh kekhusyukan, para peserta diajak untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpegawai serta keluarga besar Lapas Kelas IIA Tenggarong.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam membangun karakter pegawai yang profesional dan berakhlak. Menurutnya, penguatan mental dan spiritual akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

“Melalui kegiatan Sholat Dhuha bersama ini, kami berharap seluruh petugas dapat terus meningkatkan keimanan, menjaga integritas, serta menumbuhkan semangat pengabdian yang tulus dalam menjalankan tugas. Dengan hati yang bersih dan niat yang baik, pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan kepada warga binaan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam menciptakan lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan berintegritas. Diharapkan nilai-nilai positif yang diperoleh melalui kegiatan keagamaan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai insan pemasyarakatan yang profesional dan humanis. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x