x

Penguatan Layanan, Staf Khusus Menteri dan Kakanwil Ditjenpas Jatim Tinjau Dapur Bersahaja dan Ruang Afeksi Lapas Madiun

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 10:02 4 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Penguatan SDM dan Transformasi Organisasi, Dr. Y. Ambeg Paramarta, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau fasilitas Dapur Bersahaja dan Ruang Afeksi sebagai bagian dari upaya evaluasi serta penguatan kualitas layanan pemasyarakatan.

Peninjauan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pelayanan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku. Dapur Bersahaja menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan makanan warga binaan, sedangkan Ruang Afeksi merupakan fasilitas yang mendukung pelayanan kunjungan dan interaksi warga binaan dengan keluarga.

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Fajar Nur Cahyono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami menyambut baik kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada Lapas Kelas I Madiun. Peninjauan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, memastikan setiap fasilitas berfungsi dengan baik, serta memberikan pelayanan yang layak dan humanis kepada warga binaan. Kami berkomitmen agar pemenuhan hak warga binaan dilaksanakan secara optimal dengan tetap memperhatikan ketentuan dan standar yang berlaku,” ujar Fajar.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Penguatan SDM dan Transformasi Organisasi, Dr. Y. Ambeg Paramarta, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berjalan seiring dengan pembenahan sarana dan prasarana. Menurutnya, fasilitas yang memadai perlu didukung oleh petugas yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap pemenuhan hak warga binaan.

“Penguatan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. Setiap petugas harus memahami tanggung jawabnya dan memastikan pelayanan diberikan secara profesional, sesuai ketentuan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas layanan pemasyarakatan membutuhkan evaluasi berkelanjutan, mulai dari kelayakan fasilitas, kepatuhan terhadap standar pelayanan, hingga kesiapan petugas dalam menjalankan tugas secara profesional.

Lapas Kelas I Madiun terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan melalui pembenahan fasilitas, penguatan kompetensi pegawai, dan pelaksanaan tugas yang berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan.

Melalui sinergi antara jajaran pusat, kantor wilayah, dan satuan kerja, diharapkan penyelenggaraan pemasyarakatan semakin profesional, transparan, dan humanis.Perkuat fasilitas, tingkatkan kualitas SDM, hadirkan pelayanan pemasyarakatan yang layak dan bermartabat. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x