
Zonacakrawala.com | Jakarta, – Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) secara resmi mengeluarkan pernyataan klarifikasi terkait maraknya penggunaan logo PW FRN dan pemasangan foto perwira tinggi Polri pada atribut spanduk maupun banner yang mengatasnamakan FRIC.

Dalam keterangan resminya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imam Rahmat dan Wakil Ketua Umum (Waketum) PW FRN Briptu Mohamad Rezha Tangahu menyatakan bahwa FRIC tidak memiliki hubungan struktural maupun koordinasi dengan Ketua Umum PW FRN, Raden Mas MH Agus Rugiarto, S.H., atau yang akrab disapa Agus Flores.
“Kami sampaikan klarifikasi bahwa FRIC tidak memiliki hubungan dengan Ketua Umum kami, Bapak Agus Flores. Kami menyayangkan adanya penggunaan logo PW FRN serta pemasangan foto para Jenderal pada atribut seperti banner dan spanduk tanpa izin resmi,” ujar perwakilan pimpinan PW FRN dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/1/2026).
Pihak PW FRN mengkhawatirkan penggunaan atribut tersebut dapat memicu penyalahgunaan nama baik institusi Polri serta organisasi FRN sendiri. Oleh karena itu, PW FRN melayangkan laporan terbuka kepada Kepolisian Republik Indonesia beserta jajaran untuk segera menindaklanjuti temuan ini.

“Kami memohon bantuan pihak berwenang untuk melakukan pengecekan kembali terkait legalitas dan perizinan pihak-pihak yang mengatasnamakan FRIC tersebut. Hal ini penting guna menghindari pencatutan nama, penyalahgunaan logo, maupun penggunaan atribut institusi secara tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen PW FRN dalam menjaga marwah organisasi dan hubungan sinergis dengan institusi Kepolisian. PW FRN juga mengimbau kepada seluruh anggota dan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang menggunakan simbol organisasi secara ilegal. (Red)

Tidak ada komentar