
Zonacakrawala.com | Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Madiun menekankan pentingnya kewaspadaan keamanan sekaligus mematangkan persiapan layanan kunjungan bagi warga binaan. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi yang diikuti oleh para pejabat struktural, staf, serta jajaran di lapangan apel Lapas Kelas I Madiun.

Dalam arahannya, Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai mengingatkan seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas di dalam lapas, khususnya pada layanan kunjungan keluarga. Ia menegaskan bahwa keamanan tetap menjadi prioritas utama, namun pelayanan kepada masyarakat juga harus tetap berjalan secara optimal, tertib, dan humanis.
“Momentum Lebaran biasanya diikuti dengan meningkatnya jumlah kunjungan keluarga. Oleh karena itu, saya minta seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, serta menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku,” tegas Andi Wijaya.
Lebih lanjut, Kalapas juga meminta setiap seksi dan petugas yang terlibat dalam layanan kunjungan untuk mempersiapkan segala kebutuhan secara matang, mulai dari pengaturan alur kunjungan, kesiapan sarana prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan proses kunjungan berjalan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung maupun warga binaan.

“Selain menjaga keamanan, kita juga harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pastikan seluruh mekanisme kunjungan berjalan dengan baik sehingga keluarga warga binaan dapat bersilaturahmi dengan lancar pada Hari Raya nanti,” tambahnya.
Melalui penegasan tersebut, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas I Madiun dapat semakin meningkatkan kesiapan dalam menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri, sehingga keamanan tetap terjaga serta pelayanan kunjungan dapat berlangsung secara optimal, tertib, dan kondusif. (Fz)

Tidak ada komentar