
Zonacakrawala.com | Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Ngawi, Senin (8/12/2025). Pertemuan berlangsung di Ruang Traffic Management Center (TMC) Polres Ngawi dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan serta membangun komunikasi yang konstruktif antara Polri dan organisasi kemahasiswaan. GMNI sebagai organisasi kaderisasi yang dikenal dengan semangat nasionalisme dan kepeduliannya terhadap isu-isu sosial dianggap sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif GMNI untuk membangun komunikasi langsung dengan Polres Ngawi. Menurutnya, peran mahasiswa tidak bisa dilepaskan dari upaya menciptakan suasana daerah yang aman, kritis, dan kondusif.
“Silaturahmi ini sangat penting dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan para mahasiswa. GMNI merupakan mitra kami dalam menjaga stabilitas daerah. Melalui komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan berkeadilan,” ujar Kapolres.

AKBP Charles juga menegaskan bahwa Polres Ngawi terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai elemen masyarakat, terutama mahasiswa yang dikenal responsif terhadap dinamika sosial. Ia berharap relasi Polri dan organisasi kemahasiswaan dapat terus berkembang dalam konteks pengabdian kepada masyarakat.
Perwakilan GMNI DPD Jawa Timur menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjalin hubungan harmonis antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Mereka menekankan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dalam membantu menjaga situasi kamtibmas, terutama terkait isu-isu strategis di daerah Ngawi.
Sementara itu, GMNI DPC Ngawi menambahkan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan kepolisian dalam berbagai program sosial, edukasi publik, serta kegiatan kebangsaan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami menyadari bahwa menciptakan keamanan bukan hanya tugas polisi. Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta. Untuk itu, kami siap mendukung langkah Polres Ngawi dalam membangun suasana aman dan kondusif,” ujar salah satu pengurus GMNI Ngawi.
Pertemuan di Ruang TMC berlangsung dinamis dengan agenda diskusi yang mencakup berbagai topik, mulai dari isu-isu kebangsaan, tantangan generasi muda, potensi radikalisme, hingga penguatan literasi digital. Kapolres Ngawi menekankan bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, apalagi di tengah derasnya arus informasi yang kerap memicu polarisasi.
AKBP Charles juga menjelaskan sejumlah program Polres Ngawi yang berfokus pada partisipasi publik, seperti edukasi kamtibmas, kampanye anti-hoaks, hingga program pembinaan generasi muda di tingkat desa. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi jembatan penyampai pesan keamanan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan kampus dan komunitas kepemudaan.
Silaturahmi diakhiri dengan saling bertukar pandangan dan harapan agar hubungan antara Polres Ngawi dan GMNI dapat terus terjalin dalam jangka panjang. Baik Polri maupun GMNI sepakat bahwa komunikasi yang sehat merupakan kunci terciptanya stabilitas sosial yang kuat.
“Kami berharap kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi langkah konkrit dalam melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan positif di masyarakat,” tutup Kapolres.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polres Ngawi dan GMNI berkomitmen membuka ruang sinergi lebih luas dalam berbagai program kemasyarakatan demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan di Kabupaten Ngawi. (Fz)

Tidak ada komentar