x

Sebulan Belajar di Lapas Banyuwangi, Mahasiswa UIMSYA Resmi Kembali ke Kampus

waktu baca 2 menit
Jumat, 30 Okt 2026 09:08 3 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | BANYUWANGI – Masa pengabdian dan pembelajaran praktis mahasiswa Universitas Islam KH. Mukhtar Syafa’at (UIMSYA) Blokagung, Banyuwangi, di lingkungan pemasyarakatan resmi berakhir. Acara pelepasan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) tersebut digelar secara khidmat di Ruang Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Senin (26/10).

Selama kurang lebih satu bulan, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai aktivitas dan proses pembinaan di lingkungan lapas. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam menghubungkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan.

Selama menjalani kegiatan PKL, mahasiswa turut memperoleh wawasan mengenai pelaksanaan pembinaan warga binaan, khususnya dalam kegiatan keagamaan melalui Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taubah. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman tentang pentingnya pendekatan edukatif, spiritual, dan sosial dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Momentum pelepasan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam mendukung kegiatan pembinaan selama menjalankan praktik lapangan di Lapas Banyuwangi.Sinergi antara Lapas Kelas IIA Banyuwangi dan UIMSYA Blokagung diharapkan tidak berhenti setelah berakhirnya masa PKL. Kerja sama antara institusi pendidikan dan lembaga pemasyarakatan dinilai memiliki peran penting dalam memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan program pembinaan yang bermanfaat.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para mahasiswa diharapkan dapat membawa pengalaman dan pengetahuan baru sebagai bekal akademik maupun sosial ketika kembali menjalani aktivitas perkuliahan.

Sementara itu, Lapas Kelas IIA Banyuwangi terus membuka ruang kolaborasi positif dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada proses perubahan warga binaan. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x