
Zonacakrawala.com | SAMPANG – Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hasibin yang berlokasi di Dusun Kelopang Jajar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, menggelar acara wisuda santri dalam suasana penuh haru, khidmat, dan kebanggaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan para santri setelah menyelesaikan proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren.

Acara wisuda dihadiri oleh para wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran dewan guru yang turut memberikan dukungan dan doa kepada para wisudawan. Kehadiran mereka menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para santri dalam menuntut ilmu dan membentuk karakter selama menempuh pendidikan di pesantren.

Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hasibin, KH. H. Abdul Hannan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri yang telah menunjukkan kesungguhan, kedisiplinan, serta ketekunan dalam menuntut ilmu agama.
“Ilmu yang diperoleh di pesantren hendaknya tidak hanya menjadi bekal bagi diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara,” pesan KH. H. Abdul Hannan di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan berbagai penampilan dari para santri, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat, hingga pertunjukan seni Islami yang memukau para hadirin. Antusiasme masyarakat yang hadir turut menambah kemeriahan acara, meskipun suasana tetap berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan.
Momen paling mengharukan terjadi saat prosesi pengalungan medali dan penyerahan piagam penghargaan kepada para wisudawan. Banyak wali santri tampak meneteskan air mata haru dan bangga menyaksikan putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan di pesantren.
Menurut KH. H. Abdul Hannan, wisuda bukan sekadar seremoni penutup masa pendidikan, melainkan langkah awal bagi para santri untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal dari pengabdian dan pengamalan ilmu di tengah masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hasibin kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Pesantren terus memperkuat pendidikan agama dan pembinaan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi Qurani yang unggul, berintegritas, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.
Wisuda santri tahun ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan moral generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. (Fz)

Tidak ada komentar