
Zonacakrawala.com | PAMEKASAN – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, Lapas Kelas IIA Pamekasan Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (6/6/2026).

Program yang mengusung tema “Rumah Layak, Harapan Baru” ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Pamekasan dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pamekasan, Sugeng Hardono, sebelum seluruh jajaran bergerak menuju lokasi penerima bantuan. Berdasarkan hasil survei dan verifikasi yang telah dilakukan sebelumnya, rumah milik Misnaya, warga Desa Nyalabu Daya, ditetapkan sebagai sasaran program renovasi rumah kali ini.
Setibanya di lokasi, petugas Lapas Pamekasan bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai bergotong royong melaksanakan berbagai pekerjaan renovasi, mulai dari persiapan material bangunan, pengadukan semen, perbaikan dinding, hingga proses plesterisasi. Semangat kebersamaan dan kepedulian tampak begitu kuat dalam setiap tahapan pengerjaan.
Kepala Lapas Pamekasan, Sugeng Hardono, menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari komitmen Lapas Pamekasan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
> “Kami ingin keberadaan Lapas Pamekasan tidak hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar. Melalui program bedah rumah ini, kami berharap dapat membantu warga yang membutuhkan agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Sugeng Hardono.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Pamekasan menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk implementasi nilai kemanusiaan yang terus dijunjung tinggi oleh jajaran pemasyarakatan.
> “Kegiatan bedah rumah ini bukan sekadar renovasi bangunan, tetapi juga bentuk kepedulian dan kehadiran negara melalui insan pemasyarakatan di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerima serta semakin mempererat hubungan harmonis antara Lapas Pamekasan dengan masyarakat,” ungkap KPLP.
Di sisi lain, Misnaya selaku penerima bantuan tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Lapas Pamekasan kepada keluarganya.
> “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kalapas beserta seluruh jajaran Lapas Pamekasan yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami karena kondisi rumah sebelumnya memang membutuhkan perbaikan, sementara kemampuan ekonomi kami terbatas. Semoga seluruh jajaran Lapas Pamekasan diberikan kesehatan dan keberkahan atas kepedulian yang telah diberikan,” tutur Misnaya.
Ia menambahkan bahwa program bedah rumah tersebut telah menghadirkan harapan baru bagi keluarganya untuk dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan nyaman.
> “Program ini memberikan kebahagiaan dan harapan baru bagi keluarga kami. Terima kasih karena telah peduli kepada masyarakat kecil seperti kami. Bantuan ini akan selalu kami kenang,” tambahnya.
Melalui program “Rumah Layak, Harapan Baru”, Lapas Pamekasan berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan manfaat yang nyata demi terwujudnya kesejahteraan bersama.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar. Program ini sekaligus mempertegas komitmen Lapas Pamekasan untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. (Fz)

Tidak ada komentar