x

Lapas Tenggarong Gelar Pelatihan Budidaya Azzolla untuk 55 WBP Bersama Kemnaker

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Mei 2026 13:43 1 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong — Dalam upaya meningkatkan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Lapas Kelas IIA Tenggarong menggelar pelatihan budidaya tanaman azzolla bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang diikuti sebanyak 55 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Lapas dalam memberikan pembekalan keterampilan produktif kepada warga binaan agar memiliki kemampuan dan kesiapan saat kembali ke tengah masyarakat.

Pelatihan budidaya azzolla ini memberikan edukasi mengenai teknik penanaman, perawatan, hingga pemanfaatan tanaman azzolla yang dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun pupuk organik.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa program pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan guna menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan bermanfaat setelah menjalani masa pidana.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga binaan dapat memperoleh ilmu dan pengalaman baru yang nantinya bisa menjadi bekal usaha maupun pekerjaan setelah bebas. Pembinaan bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi juga membangun kemampuan dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Pihak Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia juga memberikan apresiasi terhadap semangat para peserta dalam mengikuti pelatihan. Program kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang keterampilan kerja serta meningkatkan produktivitas warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi praktik dan teori yang diberikan oleh instruktur. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan positif yang mendukung program reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Dengan adanya pelatihan budidaya azzolla ini, diharapkan para WBP mampu mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi serta menjadi pribadi yang lebih mandiri dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x