x

Jaga Intergritas Provos Pastikan Personil SatgasTMMD Kodim Sragen Bebas Hutang di Masyarakat

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 13:05 1 Redaksi Nyaman

zonacakrawala.com. SRAGEN – Menjelang berakhirnya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, pengawasan terhadap kedisiplinan prajurit semakin diperketat. Danru Provos Kodim 0725/Sragen, Serda Bayu Susilo, secara intensif melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan seluruh anggota Satgas meninggalkan lokasi penugasan dalam keadaan bersih dari segala permasalahan sosial maupun finansial.

 

​Langkah ini dilakukan bukan tanpa alasan. Sebagai penegak disiplin di internal TNI, Provos memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga citra institusi di mata masyarakat.

​Selain melakukan anjangsana ke rumah-rumah orang tua asuh (induk semang), Serda Bayu juga menyisir warung-warung kecil di sekitar lokasi proyek yang sering menjadi tempat beristirahat anggota Satgas. Salah satunya adalah warung milik Ibu Marinem (67) di Dukuh Terikkalang, Desa Plumbungan.

 

​”Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI di sini memberikan manfaat sepenuhnya, tanpa meninggalkan beban bagi warga, termasuk urusan administrasi atau hutang piutang di warung,” tegas Serda Bayu, Rabu (20/05/2026).

​Hasil pemantauan menunjukkan tren positif. Mona R., putri dari Ibu Marinem, mengungkapkan bahwa para prajurit yang bertugas justru menunjukkan sikap yang sangat santun dan tertib saat berbelanja.

​Tertib Administrasi: Tidak ada tunggakan pembayaran selama masa penugasan.

​Sikap Dermawan: Anggota Satgas seringkali menolak uang kembalian sebagai bentuk apresiasi kepada pemilik warung.

​Hubungan Harmonis: Kedekatan antara warga dan prajurit terjalin layaknya keluarga sendiri.

 

​Upaya pengecekan ini merupakan bentuk deteksi dan cegah dini agar penutupan TMMD berlangsung dengan husnul khotimah—berakhir dengan baik dan berkesan.

 

​Serda Bayu Susilo berharap, ketika seluruh personel ditarik kembali ke kesatuan masing-masing, kenangan yang tertinggal di tengah masyarakat Desa Plumbungan hanyalah dedikasi, pembangunan fisik yang bermanfaat, dan kemanunggalan TNI-Rakyat yang tulus.

 

Red:

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x