
zonacakrawala.com. KENDAL – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjaga kondusifitas wilayah, keluarga besar Shaka Bahurekso Kabupaten Kendal bersama Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Weleri menggelar acara Sahur Bersama. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Pendopo Kecamatan Weleri pada Minggu dini hari, 1 Maret 2026.

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Weleri, Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., Ketua Paguyuban Kepala Desa Bani Ardi, Presiden Shaka Bahurekso Bayu Adhi Pamungkas, serta perwakilan dari Koramil Weleri (Peltu Iwan) dan Polsek Weleri (Brigadir Bayu). Turut hadir pula sekitar 50 anggota Shaka Bahurekso yang memadati aula pendopo.


Ketua Paguyuban Kades Weleri, Bani Ardi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran seluruh tamu undangan. Meski cuaca di luar diguyur hujan dan aula diselimuti aroma khas sate yang sedang dibakar, suasana tetap terasa hangat.
”Hujan bukanlah penghalang, melainkan rida dan berkah dari Allah SWT. Seperti pengalaman kita saat ke Dieng kemarin, tantangan cuaca justru membuat kebersamaan semakin meriah. Kita harus selalu siap dengan segala kondisi, baik panas maupun hujan, dengan harapan kita semua diberikan panjang umur dan kemudahan rezeki,” ujar Bani.

Camat Weleri, Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., mengapresiasi kegiatan silaturahmi ini yang bertepatan dengan momentum bulan penuh berkah. Camat Weleri menyoroti potensi besar Kecamatan Weleri sebagai salah satu “pusat ekonomi” di Kabupaten Kendal.
”Weleri saat ini berkembang pesat. Dengan konsep desa tematik dan destinasi wisata yang mulai terbentuk, kami siap mendukung promosi agar wilayah ini semakin ramai. Arahan Ibu Bupati memang mendorong pembangunan di Weleri sebagai penyeimbang kawasan industri lain, guna menjaring potensi kegiatan ekonomi dan pembangunan kota yang lebih tertata,” jelas Camat Weleri. akhir sambutan memberi yel yel, Satu Hati, Satu Komando.
Presiden Shaka Bahurekso, Bayu Adhi Pamungkas, menegaskan visi dan misi organisasi melalui slogan “Satu Hati, Satu Komando”. Bayu menekankan pentingnya penyatuan visi sebelum melangkah dalam satu instruksi.
Bayu juga memberikan peringatan keras terkait etika berkomunikasi di grup WhatsApp anggota. “Jika ada anggota yang memprovokasi atau membuat suasana tidak nyaman, itu tidak sesuai dengan tujuan Shaka Bahurekso yang mendukung pemerintah dalam menjaga kondusifitas wilayah. Kami tidak segan memberikan peringatan hingga sanksi tegas berupa pengeluaran dari grup bagi siapa pun yang melanggar,” tegasnya.
Selain itu, Bayu menyatakan kesiapan anggotanya untuk bersinergi dengan aparat keamanan. “Kami siap membersamai Pak Camat, pihak Koramil, dan Polsek dalam patroli wilayah demi menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan pengecekan jiwa korsa anggota yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda, sebelum akhirnya ditutup dengan doa dan makan sahur bersama.
Red

Tidak ada komentar