
zonacakrawala.com KENDAL – Ribuan pecinta Merpati kolong Bebas, dari berbagai penjuru Jawa Tengah memadati Desa Manggungsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Sejak Kamis lalu, Lapak LMJ Rebon bertransformasi menjadi arena kompetisi bergengsi dalam gelaran Pesta Rakyat Event Merpati New Ayla, sebuah ajang yang memperebutkan hadiah utama berupa satu unit mobil New Ayla.

Puncak acara yang berlangsung pada Minggu (12/04/2026) ini tercatat diikuti oleh sedikitnya 1.000 peserta. Tak hanya dari lokal Kendal, para peserta datang jauh-jauh dari Jepara, Pati, Kudus, Magelang, Yogyakarta, hingga wilayah pantura barat seperti Brebes, Tegal, dan Pemalang.


Ketua Panitia Penyelenggara, Achmad Murtando, menegaskan bahwa event ini bukan sekadar ajang adu tangkas merpati, melainkan mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran ribuan orang tersebut membawa dampak instan bagi warga Dukuh Traju dan sekitarnya.
”Dampaknya luar biasa bagi warga. Pertama, menggeliatkan UMKM karena banyaknya lapak dagangan. Kedua, penyerapan tenaga kerja lokal sangat masif, mulai dari petugas parkir, pelepasan merpati, MC, wasit, hingga tim sekretariat,” jelas Achmad.
Sektor akomodasi pun ikut kecipratan berkah. Sedikitnya 50 rumah warga disewa oleh peserta luar kota sebagai penginapan sementara. Selain itu, jasa sewa sepeda motor milik penduduk setempat juga laku keras, memberikan pemasukan tambahan yang signifikan bagi kebutuhan sehari-hari warga.
Salah satu pedagang di lokasi, Mbak Noraini, mengaku omzetnya melonjak drastis. “Alhamdulillah, baru kali ini ada acara sebesar ini. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan supaya penghasilan warga bisa terus meningkat,” ungkapnya penuh syukur.
Dorong Pemerintah Hadirkan “Piala Bupati”Melihat potensi besar ini, Achmad Murtando yang juga aktif di Penggemar Merpati Kolong Kendal (PMKK) menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Kendal. Ia berharap hobi ini mendapat legalitas dan dukungan resmi sebagaimana daerah tetangga.

”Di daerah seperti Pemalang, Pekalongan, hingga Wonosobo, sudah ada agenda rutin ‘Piala Bupati’. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kendal bisa memberikan dukungan serupa agar potensi wisata dan ekonomi ini semakin berkembang,” tambahnya.
Kepala Desa Manggungsari, Eko Budhi Utami, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Meski demikian, ia memberikan catatan penting terkait ketertiban umum.
”Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Namun, saya menghimbau agar semua pihak tetap menjaga kondusivitas dan keamanan. Mengingat lokasi ini menggunakan akses jalan umum, jangan sampai kegiatan ini mengganggu kelancaran pengendara lain yang melintas,” tegas Eko Budhi Utami saat dihubungi awak media.
Event Merpati New Ayla menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan hobi yang profesional dapat bertransformasi menjadi pesta rakyat yang mampu membangkitkan ekonomi desa secara mandiri.
Red:

Tidak ada komentar