x

Polri Resmi Tutup Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas: Angka Fatalitas Kecelakaan Turun Drastis 30 Persen

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Mar 2026 19:18 1 Redaksi Nyaman

zonacakrawala.com Jakarta – Polri secara resmi mengakhiri Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (26/3/2026) malam. Berdasarkan evaluasi nasional, Korlantas Polri mencatatkan keberhasilan signifikan dalam menekan angka fatalitas atau korban jiwa di jalan raya selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini.

 

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., menyatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum berjalan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. “Saya Kakorlantas Polri, atas seizin Bapak Kapolri malam ini secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib dan kondusif, tanpa kejadian menonjol,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah.

 

Irjen Pol. Agus Suryonugroho juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri menunjukkan penurunan tajam pada jumlah korban meninggal dunia (MD). Tahun ini, tercatat 238 korban jiwa, turun 30,41 persen atau berkurang 104 orang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 342 orang.

Selain angka kematian, total kecelakaan lalu lintas secara nasional juga menyusut sebesar 5,31 persen atau berkurang 153 kejadian dibandingkan tahun lalu. “Tahun ini terdapat 2.727 perkara kecelakaan, sementara tahun lalu menyentuh 2.880 perkara. Yang paling disyukuri, tahun ini tercatat nihil kecelakaan menonjol,” tambah Kakorlantas.

 

Meski Operasi Ketupat 2026 berakhir, Polri tidak langsung menarik seluruh personel. Sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., petugas akan melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.

 

Langkah ini diambil karena arus balik menuju Jakarta terpantau belum sepenuhnya tuntas. Hingga saat ini, volume kendaraan yang masuk ke Jakarta baru mencapai 57,71 persen dari total proyeksi.

 

“Masih ada sisa arus balik sekitar 42,29 persen. Kami pastikan pengamanan tetap optimal agar pemudik bisa kembali dengan selamat. Bagi kami, tugas ini adalah kehormatan untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tegasnya.

 

Keberhasilan Polri menekan angka kecelakaan ini disebut sebagai buah dari rekayasa lalu lintas yang terukur, mulai dari sistem One Way Nasional hingga One Way Sepenggal Presisi. Penggunaan teknologi modern seperti ETLE Patrol Presisi, Command Center Mobile, hingga Body Cam juga memainkan peran vital dalam pengambilan keputusan cepat di lapangan.

 

“Sinergitas antar-stakeholder dan pelayanan humanis menjadi kunci utama suksesnya Operasi Ketupat 2026, sesuai semangat ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” pungkas Kakorlantas.

 

Red:

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x