x

1.783 Polisi Siap Amankan Nataru, Ini Kata Kapolda Bali

waktu baca 2 menit
Sabtu, 20 Des 2025 07:26 21 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Bali – Sebanyak 1.783 personel Polda Bali dikerahkan untuk Operasi Lilin Agung 2025 yang berlangsung dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat dalam kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta kunjungan wisatawan dalam rangka berlibur di Bali.

Jumlah tersebut terdiri atas 775 personel dari Polda Bali, 1008 personel gabungan antara Polres dan Polresta jajaran, serta dari kalangan TNI. Di samping itu, terdapat tambahan 157 personel yang digunakan untuk penebalan pada malam Natal (24/12/2025) dan malam tahun baru (31/12/2025).

“Disampaikan bahwa objek pengamanan di tempat ibadah ada 333 titik, objek perayaan tahun baru kami deteksi ada 68 titik, ini juga bisa bertambah. Kemudian ada 1 bandara, pelabuhan ada 7, terminal ada 13, dan objek wisata ada 111 titik. Akan ada 36 pos yang terdiri dari 22 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, dan 4 pos terpadu,” kata Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, setelah apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2025, Jumat (19/12/2025) sore.

Selain itu, Daniel mengungkap bahwa terdapat langkah kontingensi untuk menghadapi kondisi alam yang dinamis. Langkah tersebut dipersiapkan dalam Operasi Aman Nusa II 2025 yang merupakan sandi operasi untuk menangani bencana alam.

Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, mengungkap fokus dari Operasi Lilin Agung 2025 adalah di bandara karena momen Nataru kerap digunakan untuk berlibur. Soelistijono memprediksi puncak arus di bandara terjadi pada Jumat (19/12/2025) dengan jumlah orang yang melintas mencapai lebih dari 79.000 orang yang diketahui berdasarkan data penjualan tiket dari otoritas bandara.

Sementara itu, dari penyeberangan pelabuhan, terdapat potensi kenaikan penumpang sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak arus untuk penyeberangan pelabuhan di Bali diprediksi terjadi pada Sabtu (20/12/2025) hingga Minggu (21/12/2025).

“Terkait dengan rekayasa lalu lintas, khusus di bandara, Kuta, dan Kuta Utara, itu sama dengan tahun kemarin (pemberlakuan one way). Tahun 2024 kemarin sudah mengurangi dan menemukan pola. Hari ini (19/12/2025) merupakan yang tertinggi, sehingga kalau bisa menangani yang hari ini, maka ke depannya kami bisa,” ucap Soelistijono.

Selain di Pantai Kuta, Soelistijono mengungkap jajarannya juga mengantisipasi 68 titik objek perayaan tahun baru yang berpotensi ramai. Salah satu dari objek tersebut adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di Kabupaten Badung. Terdapat pula 9 gereja, termasuk Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, yang diatensi pada malam Natal dan hari raya Natal. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x