Zonacakrawala.com | MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus mendorong Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana dengan mengikuti berbagai program pembinaan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter, memperbaiki perilaku, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Madiun, Budi Setya Prabowo, saat memberikan arahan dalam kegiatan apel. Ia mengingatkan seluruh warga binaan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mengikuti setiap kegiatan pembinaan yang tersedia.
“Saya berharap seluruh peserta apel untuk selalu mengikuti kegiatan pembinaan yang ada. Jangan sia-siakan waktu selama berada di sini. Ketika nanti pulang dan meninggalkan Lapas ini, jadilah manusia yang betul-betul banyak perubahan, baik dari sikap, perbuatan maupun tutur kata. Jadilah manusia yang bermanfaat dan berguna bagi bangsa dan negara. Karena sejatinya pemasyarakatan hadir untuk memanusiakan manusia, dan pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat,” tegas Budi Setya.
Menurutnya, pembinaan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan kesempatan bagi warga binaan untuk membangun kesadaran, menanamkan kedisiplinan, serta mengembangkan potensi diri. Perubahan positif diharapkan dapat tercermin dalam sikap, perilaku, dan cara berinteraksi dengan sesama.
Lapas Kelas I Madiun terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan kepribadian maupun kemandirian sebagai bekal bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan setelah bebas. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pembinaan yang berkelanjutan juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk warga binaan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh masyarakat.
Perubahan sejati dimulai dari kemauan memperbaiki diri. Manfaatkan waktu untuk belajar, tumbuhkan kesadaran, dan jadilah pribadi yang bermanfaat bagi sesama. (Red)
Tidak ada komentar