x

Bekal Keagamaan, Lapas Kelas I Madiun Bekali Warga Binaan Keterampilan Pemulasaraan Jenazah

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Okt 2026 02:06 6 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kegiatan keagamaan yang disertai keterampilan praktis. Salah satunya diwujudkan melalui pembekalan keterampilan pemulasaraan jenazah sebagai bekal pengetahuan dan pengabdian ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk warga binaan yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan pemulasaraan jenazah dinilai penting karena berkaitan dengan kewajiban sosial dan keagamaan yang dibutuhkan di lingkungan masyarakat.

Melalui pembekalan tersebut, warga binaan diharapkan memahami tata cara pemulasaraan jenazah sesuai tuntunan agama, mulai dari proses memandikan, mengafani, hingga memahami tahapan pengurusan jenazah lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemasy) Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Ini menjadi salah satu bekal positif bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ungkap Ariya Juni.

Menurutnya, pembinaan berbasis keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran diri, serta memperkuat nilai-nilai moral dan sosial warga binaan. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang memadai, warga binaan diharapkan lebih siap beradaptasi dan berkontribusi secara positif ketika kembali ke lingkungan asalnya.Selain memperkuat pemahaman spiritual, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan semangat gotong royong.

Keterampilan pemulasaraan jenazah diharapkan dapat menjadi bentuk pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang seseorang.

Lapas Kelas I Madiun terus mendorong pelaksanaan program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan pembentukan kepribadian warga binaan. Berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan diharapkan menjadi bagian dari proses perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

Melalui pembekalan keterampilan pemulasaraan jenazah ini, Lapas Kelas I Madiun menegaskan pentingnya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang berguna sebagai modal sosial bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x