Zonacakrawala.com | TENGGARONG – Sebanyak 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong mengikuti asesmen sebagai tahapan awal dalam pelaksanaan Program Re-Edukasi.
Asesmen tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan bentuk pembinaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing warga binaan. Melalui proses ini, setiap WBP dinilai berdasarkan persyaratan, potensi, minat, serta kebutuhan pembinaannya.
Hasil asesmen nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan program yang tepat dan sesuai sasaran, sehingga pembinaan dapat berjalan secara lebih terarah, efektif, dan memberikan manfaat bagi perkembangan warga binaan.
Pendekatan berbasis asesmen juga menjadi upaya untuk melihat setiap warga binaan secara lebih personal. Dengan mengetahui potensi dan kebutuhan masing-masing individu, program pembinaan diharapkan tidak hanya bersifat seragam, tetapi mampu memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
“Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang. Karena itu, pembinaan perlu diberikan secara tepat sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing,” menjadi semangat dalam pelaksanaan asesmen tersebut.
Program Re-Edukasi diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perubahan positif bagi warga binaan. Selain meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, pembinaan juga diarahkan untuk membangun sikap, keterampilan, serta kesiapan menghadapi kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Dengan pembinaan yang tepat sasaran, warga binaan diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menjalani kehidupan secara positif, mandiri, dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pembinaan.Pembinaan tepat, bekal lebih kuat untuk kembali ke masyarakat. (Fz)
Tidak ada komentar