x

Dugaan Mafia Solar Subsidi Menggurita di Nganjuk, Aktivitas Penimbunan Disebut Berlangsung Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Jun 2026 05:55 6 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Nganjuk – Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Aktivitas yang diduga melibatkan jaringan mafia BBM tersebut disebut-sebut berlangsung secara terang-terangan di sejumlah wilayah tanpa adanya tindakan hukum yang terlihat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan, dugaan aktivitas tersebut disebut terjadi di wilayah Desa Berbek, Kecamatan Berbek, Desa Pace, Kecamatan Pace, serta kawasan Mandangan, Kabupaten Nganjuk. Sejumlah warga mengaku aktivitas keluar-masuk kendaraan yang diduga mengangkut solar subsidi telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.

 

Lebih jauh, masyarakat juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seseorang berinisial LND yang disebut-sebut mengendalikan aktivitas tersebut. Namun hingga berita ini ditulis, informasi mengenai dugaan keterlibatan yang bersangkutan masih sebatas keterangan dari sumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Apabila dugaan tersebut benar, praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM subsidi jelas bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. Solar subsidi merupakan komoditas yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak dan sektor tertentu, sehingga penyimpangan distribusinya berpotensi merugikan negara serta masyarakat luas.

 

Munculnya dugaan aktivitas yang disebut berlangsung secara terbuka tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi. Warga berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait tidak tinggal diam dan segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

 

Masyarakat juga meminta agar pengawasan terhadap jalur distribusi solar subsidi diperketat sehingga tidak dimanfaatkan oleh oknum yang diduga mencari keuntungan pribadi melalui praktik ilegal.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas penimbunan BBM subsidi tersebut. Demikian pula pihak yang disebut berinisial LND belum memberikan klarifikasi atau tanggapan atas informasi yang beredar.

 

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, instansi yang membidangi pengawasan BBM, serta pihak yang disebut dalam pemberitaan. Apabila terdapat klarifikasi atau penjelasan resmi, berita ini akan diperbarui sesuai dengan prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik. (Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x