x

Lapas Kelas IIA Tenggarong Gandeng Dinkes Kukar Sosialisasikan Pencegahan Hanta Virus kepada Warga Binaan

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jun 2026 04:54 2 Redaksi Nyaman

Zonacakrawala.com | Tenggarong – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi pencegahan Hanta Virus bagi warga binaan, Kamis (12/06/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di area Lapas tersebut diikuti oleh warga binaan dengan antusias. Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan edukasi terkait pengertian Hanta Virus, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Dalam pemaparannya, petugas kesehatan menjelaskan bahwa Hanta Virus merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui kontak dengan urin, kotoran, maupun air liur tikus yang terinfeksi. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan pengendalian populasi tikus menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit tersebut.

 

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan aman bagi seluruh warga binaan.

 

“Kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung proses pembinaan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat guna mencegah berbagai penyakit, termasuk Hanta Virus,” ujarnya.

 

Usai pelaksanaan sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke kamar hunian warga binaan. Tim gabungan dari Lapas Kelas IIA Tenggarong dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kebersihan kamar serta mengidentifikasi potensi faktor risiko yang dapat memicu munculnya hewan pengerat di lingkungan hunian.

 

Tidak hanya itu, tim juga melakukan inspeksi ke area dapur Lapas untuk memastikan pengelolaan bahan makanan, kebersihan sarana, dan sistem penyimpanan makanan telah berjalan sesuai standar sanitasi. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah adanya sumber yang dapat menarik keberadaan tikus maupun hama lainnya.

 

Melalui kegiatan sosialisasi dan peninjauan lapangan tersebut, Lapas Kelas IIA Tenggarong menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar kesehatan lingkungan serta memberikan edukasi berkelanjutan kepada warga binaan mengenai pencegahan penyakit menular.

 

Dengan sinergi yang terjalin bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara, diharapkan lingkungan pemasyarakatan dapat terus terjaga dalam kondisi yang sehat, aman, dan bebas dari risiko penyebaran penyakit, sehingga proses pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan secara optimal. (Fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x